(Pemkab) Temanggung Menjamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi
Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi, khususnya Urea dan NPK untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Pada tahun 2026 ini, Temanggung mendapat alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 23.881 ton dan diharapkan bisa terserap maksimal oleh para petani.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Aulia Nur Umiyati mengatakan, alokasi pupuk subsidi 2026 ditetapkan melalui Keputusan Kepala DKPPP Temanggung Nomor 521.3/3612/2025.
"Untuk alokasi pupuk subsidi 2026 ditetapkan melalui Keputusan Kepala DKPPP Temanggung Nomor 521.3/3612/2025 meliputi pupuk Urea sebanyak 7.306 ton, NPK 16.500 ton, pupuk organik 75 ton, serta pupuk ZA sebanyak 200 kilogram. Jika dibandingkan dengan tahun 2025, alokasi Urea, NPK, dan pupuk organik mengalami sedikit penurunan," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Aulia Nur Umiyati, Rabu (28/1/2026).
Aulia mengatakan, penyesuaian alokasi tersebut berdasarkan evaluasi serapan pupuk subsidi tahun sebelumnya yang belum mencapai 100 persen. Pada tahun 2025, serapan pupuk Urea tercatat sebesar 76,96 persen atau sekitar 6.398 ton, NPK mencapai 99,71 persen, sementara pupuk organik baru terserap 60,37 persen.
"Dari evaluasi itu penurunan alokasi Urea sekitar 1.000 ton yang disebabkan oleh rasionalisasi data petani, termasuk petani yang sudah tidak aktif atau meninggal dunia. Meski ada penurunan, secara keseluruhan alokasi tahun ini masih aman dan rasional dibandingkan dengan kebutuhan riil di lapangan,” lanjutnya. (Fir;Ekp)