Temanggung – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Temanggung berhasil melaksanakan panen bawang merah di lahan pertanian yang berada di area terbatas samping rumah dinas. Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan pemasyarakatan mampu memanen sebanyak 450 kilogram bawang merah dengan kualitas yang baik pada Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Rutan Temanggung terhadap program ketahanan pangan pemerintah serta program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Keberhasilan panen tersebut tidak terlepas dari sinergi dan pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung. Pendampingan meliputi pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, perawatan tanaman, hingga proses panen, sehingga hasil yang diperoleh optimal dan berkualitas.
Kepala Rutan Temanggung, Hendra, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif kini mampu memberikan hasil positif.
“Lahan di sebelah rumah dinas yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, kini dapat menjadi lahan produktif. Warga binaan mampu mengolah tanah hingga menghasilkan bawang merah dengan kualitas yang cukup baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hendra menambahkan bahwa kegiatan pertanian ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali keterampilan dan pengalaman di bidang pertanian yang diharapkan dapat menjadi bekal positif setelah selesai menjalani masa pidana.
Dengan keberhasilan panen bawang merah ini, Rutan Temanggung berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun institusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
DKPPP