Sekitar 1.000 petani menggelar aksi tanam raya bawang merah, di Desa Danurejo, Kecamatan Kedu, Kamis (5/2/2026). Aksi diikuti perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) hingga Kelompok Wanita Tani (KWT) ini bertujuan peningkatan produksi hortikultura, sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
?"Kita adalah petani, jangan berkecil hati. Dari hasil tani inilah kita bisa menyekolahkan anak cucu kita sampai jenjang tinggi," kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Cemani, Budiyanto.
?Pernyataan itu pun langsung diamini dan dipertegas oleh Bupati Agus Setyawan. Pria yang akrab disapa Agus Gondrong ini menyebut, bahwa petani adalah pilar utama kehidupan yang seringkali terlupakan, padahal perannya sangat krusial.
?"Pejuang sebenarnya yang wajib kita hormati, wajib kita dampingi, adalah panjenengan semua. Tanpa panjenengan yang nanam pantun (padi_red), nanam bawang merah, cabe, dan lain sebagainya, apakah dalam waktu seminggu kita bisa bertahan tanpa makan?" tanya Agus Gondrong kepada massa.
?Sontak, pertanyaan itu dijawab dengan teriakan kompak oleh para petani yang hadir, "Mboten (Tidak)!" (Adt;Istw;Ekp)
DKPPP