Harga Cabai di Tingkat Petani Tembus Rp. 60.000 Per Kilo Gram
Harga komoditas cabai sret atau rawit merah di tingkat petani di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah kembali mengalami kenaikan sejak awal bulan Februari 2026, khususnya menjelang Ramadan.
?
?Berdasarkan pantauan di sejumlah wilayah, harga cabai kini menembus angka Rp 60.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000.
?
???"Sudah tiga minggu ini harganya naik terus, dari Rp 30.000 naik menjadi Rp 40.000, kemudian sempat melonjak di harga Rp 77.000, dan sekarang Rp 60.000 untuk kualitas bagus. Kenaikan ini, karena hasil panen sedikit akibat pengaruh hujan, padahal permintaan banyak, terutama menjelang bulan Ramadan ini," kata ?Aslamiyah (57), seorang petani asal Desa Gandurejo, Kecamatan Bulu, Jumat (20/2/2026).
?
?Hal senada juga diungkapkan, Bayu (36) petani di Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu, tingginya harga di tingkat petani diprediksi akan terus merangkak naik hingga ke tingkat konsumen.
?
?"Kalau dari petani saja sudah Rp 60.000 per kilogram, tentunya di pasaran bisa tembus Rp 70.000 hingga Rp 80.000, bahkan mungkin bisa tembus Rp 90.000. Biasanya menjelang Ramadan itu naik, kemudian turun lagi, dan di minggu kedua bulan Ramadan kemungkinan naik lagi," ungkapnya.
?
?Ia menyampaikan, meskipun harga tinggi dan menguntungkan petani, namun risiko gagal panen membuat pendapatan tidak maksimal. Para petani berharap, cuaca segera membaik agar pasokan cabai kembali normal dan harga stabil. (Fir;Ekp)