Masyarakat sedari pagi berbondong-bondong mengantre untuk membeli telur yang dibanderol hanya dengan harga Rp 25.000/kg. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga telur di pasaran yang masih di kisaran Rp 28.500 s/d 29.500 per kilogram-nya.
"Untuk telur, kita menyediakan kurang lebih 300 kg, dapat subsidi dari Koperasi Peternak, jadi harganya lebih rendah, dan dari teman-teman DKPPP juga ada sedikit subsidi lagi, jadi bisa lebih murah dari harga pasaran, karena harganya yg murah ludes dalam waktu 2 jam saja," imbuhnya.
Tak hanya telur, masyarakat juga banyak yang mengantre untuk membeli beras, total 2,5 ton dengan berbagai jenis, harga mulai dari Rp 58.000 (kemasan 5 kg) untuk Beras SPHP, hingga beras wangi di harga Rp 80.000 (kemasan 5 kg). Mengingat menjelang Idul Fitri umat muslim memiliki kewajiban untuk membayarkan zakat berupa beras (maupun uang). Sehingga antrean panjang mengular sedari pagi gelaran GPM kali ini. (Nin;Ekp)
Selengkapnya Cek Link Bio???????????????????????? https://mc.temanggungkab.go.id/frontend