Organ hati yang terinfeksi langsung diamankan untuk mencegah tercampur dengan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Dalam pengawasan ini, petugas juga memeriksa kondisi jeroan dan organ dalam hewan setelah penyembelihan. Beberapa sapi yang ditemukan mengalami infeksi cacing hati ini tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
"Untuk temuan yang tadi kita temukan itu, cacing hati dan jaringan yang ada di sekitarnya kita afkir (penolakan) untuk dimusnahkan, kemudian sebagian untuk pembelajaran dan pembuktian secara laboratorium, nanti kita kirimkan sampel hati dan juga cacing untuk diidentifikasi jenisnya," jelas Kepala UPTD Puskeswan dan Balai Inseminasi Buatan DKPPP Temanggung, Nurul Hasanah, Rabu (26/5/2026).
Meski ditemukan kasus cacing hati, DKPPP Temanggung memastikan daging sapi kurban secara umum masih aman dikonsumsi selama bagian yang terinfeksi dipisahkan dan dimasak hingga matang sempurna. (Fir;Ekp)