Seperti yang dilakukan oleh tiga periset dari BRIN yang datang berkunjung dan diterima langsung oleh Bupati Agus Setyawan, pada Rabu (2/9/2026).
Penelitian dimaksudkan untuk mensinkronisasi antara hipotesis dengan hasil akumulasi data analisis lapangan sebelum dilakukan pengambilan keputusan final oleh pemerintah.
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, Prof. Djajadi, mengungkapkan bahwa penelitian telah digelar sejak bulan Juni silam, dan rencananya akan berakhir pada bulan Oktober mendatang.
"Dari hasil penelitian sementara kami sebagai periset, yang akan terdampak langsung dari kebijakan tersebut adalah potensi hilangnya rokok kretek yang telah menjadi warisan khas Nusantara," imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Agus Setyawan, menyambut baik adanya kunjungan, serta survei yang digelar oleh BRIN. Pasalnya, langkah ini erat kaitannya dengan kebijakan yang akan diambil pemerintah pusat terkait Industri Hasil Tembakau (IHT), khususnya pembatasan kadar tar dan nikotin.(Ifn;Istw;Ekp)
Selengkapnya Cek Link Bio????????????????????????
https://mc.temanggungkab.go.id/frontend
https://www.instagram.com/p/DcyRrRBkylC/?img_index=1